Pengumuman kelulusan di SMP Negeri 1 Wonogiri disampaikan pada hari Sabtu tanggal 4 Juni 2011 dimulai pada pukul 12.00 WIB yang diterimakan kepada orang tua atau wali murid. Sebelumnya telah diadakan rapat pleno dewan guru untuk menetapkan kelulusan siswa pada tahun pelajaran 2010/2011 ini.
Jumlah siswa yang mengikuti Ujian Nasional pada Tahun Pelajaran 2010/2011 ini berjumlah 279 siswa. Tingkat kelulusan pada tahun ini 100% lulus.
Siswa yang mendapat nilai 10 mutlak ada 45 siswa dari total 161 siswa yang mendapat nilai 10 bulat di Kabupaten Wonogiri untuk level SMP. Dari 45 siswa itu Mapel Matematika mendominasi dengan jumlah 35 anak dan sisanya 10 anak pada Mapel IPA. Sementara untuk Mapel Bahasa Indonesia dan Mapel Bahasa Inggris tidak ada yang mendapatkan nilai 10 bulat. Untuk nilai Bahasa walaupun tidak ada yang mendapatkan nilai bulat 10 tetapi tingkat perolehan nilai mendekati sempurna sangat tinggi terutama Bahasa Inggris siswa yang mendapatkan nilai 9,80 sebanyak 30%.
Peringkat Sekolah
SMP Negeri 1 Wonogiri secara umum mendapatkan peringkat satu Kabupaten Wonogiri untuk nilai Ujian Nasional dan Ujian Sekolah. Untuk peringkat Mata Pelajaran, Nilai UN dan US Mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA peringkat satu Kabupaten dan Mapel IPA Nilai UN dan US peringkat kedua Kabupaten. Untuk Tingkat Propinsi Jawa Tengah Nilai Ujian Nasional peringkat 30 dan Ujian Sekolah peringkat 33. Nilai UN dan US Mapel Bahasa Indonesia ke-25 dan ke-26, Mapel Bahasa Inggris ke-48 dan ke-69, Mapel Matematika ke-33 dan ke-45, dan Mapel IPA ke-44 dan ke-53.
Klasifikasi A untuk semua mapel. Mapel Bahasa Indonesia nilai rata-rata 8,45, nilai terendah 6,40, nilai tertinggi 9,60. Mapel Bahasa Inggris nilai rata-rata 8,40, nilai terendah 4,0, nilai tertinggi 9,80. Mapel Matematika nilai rata-rata 8,87, nilai terendah 4,50, nilai tertinggi 10,00. Mapel IPA nilai rata-rata 8,78, nilai terendah 5,75, dan nilai tertinggi 10,00. Secara umun jumlah nilai rata-rata 34,50, jumlah nilai terendah 22,50, Jumlah nilai tertinggi 38,95.
Senin, 06 Juni 2011
NGEPEL MUSHALA, PENUHI NAZAR LULUS UJIAN
Pengumuman kelulusan ujian bagi siswa banyak ditanggapi dengan abeka ragam sikap dan perbuatan. Ada murid yang spontan menjerit histeris kegirangan, dan secara reflek berangkulan sesama rekan sambil meneteskan air mata tanda haru, atau ke perbuatan lain yang menyangkut ingin melunaskan nazar.
Dua siswa kelas IX SMP Negeri 1 Wonogiri, Miftah Fauzi dan Mohamad Ikhsan AR, setelah mereda sikap suka citannya langsung teringat pada nazar yang pernah diucapkan. Yakni membersihkan dan mengepel lantai mushala di sekolahnya. Dua murid kelas IX F dan IX A ini menyatakan punya kenangan batin yang sulit dilupakan dengan mushala di sekolahnya.
Berdoa
Pasalnya, saat menjelang ujian, keduanya sering berdoa secara khusuk di mushala sekolah, dengan permintaan agar Allah SWT mengabulkan doanya. “Mohon agar saya lulus,” kata Miftah. Selesai berdoa, timpal Mohamad Ikhsan, saya bernazar akan membersihkan lantai mushala, ketika nanti doa saya dikabulkan lulus ujian. Bagi keduanya, ujian kali ini dinilainya lain dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Karena bila sampai tidak lulus, tidak ada ujian ulangan.
“Alhamdulillah, Allah SWT mengabulkan doa saya. Buktinya saya lulus,” kata Miftah. Ketika sekarang berhasil lulus, Miftah dan Ikhsan langsung teringat pada nazarnya. Karena itu, sabtu siang (4/6), keduanya langsung memenuhi nazarnya sebelum pulang ke rumah. Keduanya mengambil sapu dan mengepel lantai masjid sekolahan.
Beberapa siswa lain, ada yang langsung memenuhi nazarnya dengan cara lari di siang bolong mengelilingi pekarangan sekolah.
“Awalnya saya hanya akan lari keliling sebanyak tiga kali bersama rekan-rekan. Tapi karena saya berhasil mendapatkan nilai 10 pada dua mapel sekaligus, yakni untuk mapel Matematika dan IPA, maka saya tambah dua lingkaran, dan totalnya saya berkeliling sebanyak lima kali,” tutur Ratih Rinda.
Ratih Rinda, siswa kelas IX B RSBI SMP Negeri 1 Wonogiri, berhasil meraih nilai 10 untuk dua mapel. Di SMPN 1 Wonogiri, ada 45 siswa dari 279 peserta ujian yang meraih nilai 10.
Dari sejumlah itu ada empat murid yang dobel nilai 10-nya, sebagaimana dialami Ratih Rinda.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri Drs. Suparno, M.Pd. mengatakan ada 164 murid yang memperoleh nilai 10. Rinciannya, untuk mapel Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing satu anak, Kemudian Matematika 101 anak, dan mapel IPA sebanyak 61 anak. (Bambang Pur-76)
Dikutip dari harian Suara Merdeka 6/6/2011
Dua siswa kelas IX SMP Negeri 1 Wonogiri, Miftah Fauzi dan Mohamad Ikhsan AR, setelah mereda sikap suka citannya langsung teringat pada nazar yang pernah diucapkan. Yakni membersihkan dan mengepel lantai mushala di sekolahnya. Dua murid kelas IX F dan IX A ini menyatakan punya kenangan batin yang sulit dilupakan dengan mushala di sekolahnya.
Berdoa
Pasalnya, saat menjelang ujian, keduanya sering berdoa secara khusuk di mushala sekolah, dengan permintaan agar Allah SWT mengabulkan doanya. “Mohon agar saya lulus,” kata Miftah. Selesai berdoa, timpal Mohamad Ikhsan, saya bernazar akan membersihkan lantai mushala, ketika nanti doa saya dikabulkan lulus ujian. Bagi keduanya, ujian kali ini dinilainya lain dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Karena bila sampai tidak lulus, tidak ada ujian ulangan.
“Alhamdulillah, Allah SWT mengabulkan doa saya. Buktinya saya lulus,” kata Miftah. Ketika sekarang berhasil lulus, Miftah dan Ikhsan langsung teringat pada nazarnya. Karena itu, sabtu siang (4/6), keduanya langsung memenuhi nazarnya sebelum pulang ke rumah. Keduanya mengambil sapu dan mengepel lantai masjid sekolahan.
Beberapa siswa lain, ada yang langsung memenuhi nazarnya dengan cara lari di siang bolong mengelilingi pekarangan sekolah.
“Awalnya saya hanya akan lari keliling sebanyak tiga kali bersama rekan-rekan. Tapi karena saya berhasil mendapatkan nilai 10 pada dua mapel sekaligus, yakni untuk mapel Matematika dan IPA, maka saya tambah dua lingkaran, dan totalnya saya berkeliling sebanyak lima kali,” tutur Ratih Rinda.
Ratih Rinda, siswa kelas IX B RSBI SMP Negeri 1 Wonogiri, berhasil meraih nilai 10 untuk dua mapel. Di SMPN 1 Wonogiri, ada 45 siswa dari 279 peserta ujian yang meraih nilai 10.
Dari sejumlah itu ada empat murid yang dobel nilai 10-nya, sebagaimana dialami Ratih Rinda.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri Drs. Suparno, M.Pd. mengatakan ada 164 murid yang memperoleh nilai 10. Rinciannya, untuk mapel Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing satu anak, Kemudian Matematika 101 anak, dan mapel IPA sebanyak 61 anak. (Bambang Pur-76)
Dikutip dari harian Suara Merdeka 6/6/2011
Jumat, 03 Juni 2011
TES SEMESTER GENAP 2010/2011
Pelaksanaan tes semester genap bagi siswa SMP Negeri 1 Wonogiri dilaksanakan dari tanggal 3 Juni 2011 sampai dengan 10 Juni 2011.
Pada tahun pelajaran 2010/2011 ini siswa kelas VII terdiri dari 8 rombel, kelas VIII 7 rombel dan Kelas PPB 1 atau Akselerasi satu rombel.
Seperti diketahui bahwa SMP Negeri I Wng merupakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional sehingga materi test berasal dari RSBI Propinsi Jawa Tengah dan Direktorat. Materi yang berasal dari Propinsi terdiri dari empat Mata Pelajaran yaitu Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT. Pelaksanaan tes berlangsung selama dua hari yaitu Jumat dan Sabtu tanggal 3 dan 4 Juni 2011. Materi dari Direktorat juga terdiri dari empat Mata Pelajaran yaitu Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT pelaksanaannya dari Hari Senin-Jumat, tanggal 6-10 Juni 2011, sementara Mata Pelajaran yang lain dibuat oleh MGMP Kabupaten Wonogiri pelaksanaannya pada jam kedua setelah jam pertama materi dari Direktorat. Untuk Mata Pelajaran Olah Raga dan Kesenian nilai diambil dari Nilai praktek.
Untuk kelas PPB 1 atau Kelas Akselerasi pada waktu yang bersamaan juga mengadakan Tes Semester Tiga. Kelas PPB 1 terdiri dari 19 siswa dalam satu rombel. Untuk empat Mata Pelajaran yaitu Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT yang diujikan pada tanggal 3 dan 4 Juni 2011 dibuat oleh sekolah dan materi yang lain yang diujikan tanggal 6 sd 10 Juni berasal dari Direktorat (4 mapel; Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT) dan Sekolah untuk mapel yang lain (Bhs. Indonesia, IPS, Pend Agama, PPKn, Bhs Jawa, Elektronika).
Pada tahun pelajaran 2010/2011 ini siswa kelas VII terdiri dari 8 rombel, kelas VIII 7 rombel dan Kelas PPB 1 atau Akselerasi satu rombel.
Seperti diketahui bahwa SMP Negeri I Wng merupakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional sehingga materi test berasal dari RSBI Propinsi Jawa Tengah dan Direktorat. Materi yang berasal dari Propinsi terdiri dari empat Mata Pelajaran yaitu Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT. Pelaksanaan tes berlangsung selama dua hari yaitu Jumat dan Sabtu tanggal 3 dan 4 Juni 2011. Materi dari Direktorat juga terdiri dari empat Mata Pelajaran yaitu Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT pelaksanaannya dari Hari Senin-Jumat, tanggal 6-10 Juni 2011, sementara Mata Pelajaran yang lain dibuat oleh MGMP Kabupaten Wonogiri pelaksanaannya pada jam kedua setelah jam pertama materi dari Direktorat. Untuk Mata Pelajaran Olah Raga dan Kesenian nilai diambil dari Nilai praktek.
Untuk kelas PPB 1 atau Kelas Akselerasi pada waktu yang bersamaan juga mengadakan Tes Semester Tiga. Kelas PPB 1 terdiri dari 19 siswa dalam satu rombel. Untuk empat Mata Pelajaran yaitu Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT yang diujikan pada tanggal 3 dan 4 Juni 2011 dibuat oleh sekolah dan materi yang lain yang diujikan tanggal 6 sd 10 Juni berasal dari Direktorat (4 mapel; Matematika, Science, Bahasa Inggris dan ICT) dan Sekolah untuk mapel yang lain (Bhs. Indonesia, IPS, Pend Agama, PPKn, Bhs Jawa, Elektronika).
Rabu, 01 Juni 2011
Selasa, 17 Mei 2011
Tes Tertulis / TPA dan Psikotes PPDB 2011/2012
Rangkaian kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru si SMPN 1 Wonogiri sampai pada tahap kedua yaitu Tes Tertulis setelah masa pendaftaran pada tanggal 29 April s.d 7 Mei yang lalu.
Tes tertulis atau tahap seleksi akademis dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 16 Mei 2011. Dari peserta yang terdaftar sejumlah 307 siswa, yang hadir mengikuti tes tertulis sebanyak 303 anak, jadi ada empat siswa yang tidak datang untuk mengikuti tes tertulis. Tidak ada keterangan jelas tentang ketidakdatangan keempat peserta tersebut dan secara otomatis gugur.
Seleksi Akademis Tes tertulis meliputi Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan
Pengetahuan Umum (IPS dan PKn), Komputer dan Bahasa Inggris. Tes dimulai jam 08.00 s.d. 10.00 WIB. Peserta dibagi menjadi 16 ruang dengan dua pengawas di tiap-tiap ruang.
Tahapan berikutnya yaitu Tes Psikologis (Psikotes) yang akan dilaksanakan Hari Kamis tanggal 19 Mei 2011 mulai pukul 13.00 WIB. Tes ini akan dihandel langsung oleh satu Tim dari UNS dan panitia hanya menerima hasil jadi dari Tim tersebut.
Tes tertulis atau tahap seleksi akademis dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 16 Mei 2011. Dari peserta yang terdaftar sejumlah 307 siswa, yang hadir mengikuti tes tertulis sebanyak 303 anak, jadi ada empat siswa yang tidak datang untuk mengikuti tes tertulis. Tidak ada keterangan jelas tentang ketidakdatangan keempat peserta tersebut dan secara otomatis gugur.
Seleksi Akademis Tes tertulis meliputi Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan
Pengetahuan Umum (IPS dan PKn), Komputer dan Bahasa Inggris. Tes dimulai jam 08.00 s.d. 10.00 WIB. Peserta dibagi menjadi 16 ruang dengan dua pengawas di tiap-tiap ruang.
Tahapan berikutnya yaitu Tes Psikologis (Psikotes) yang akan dilaksanakan Hari Kamis tanggal 19 Mei 2011 mulai pukul 13.00 WIB. Tes ini akan dihandel langsung oleh satu Tim dari UNS dan panitia hanya menerima hasil jadi dari Tim tersebut.
Selasa, 10 Mei 2011
Informasi PPDB 2011/2012
Jumlah siswa yang mendaftar sampai dengan tanggal 7 Mei 2011 bisa dilihat di
http://smpn1-wonogiri.sch.id/index.php/section-blog/47-berita-tekini/139-ppdb2011-2012
http://smpn1-wonogiri.sch.id/index.php/section-blog/47-berita-tekini/139-ppdb2011-2012
SMPN1 Wonogiri Berduka
INFOWONOGIRI.COM-WONOGIRI-Peristiwa kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa Lilis Setyawati (42) guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Wonogiri. Kecelakaan terjadi Selasa (10/5/11) di Jl Raya Diponegoro Wonogiri, tepatnya di depan SMK Pancasila 5 Pokoh, Wonoboyo Wonogiri.
Warga Lingkungan Jatirejo RT 01 RW 09 Kelurahan Wonoboyo Wonogiri itu mengalami luka parah di kepala kaki dan badannya. Penyebabnya sepeda motor yang dikemudikannya mengalami kecelakaan beruntun dengan sepeda motor lain dan mobil Suzuki Carry Pick Up.
infowonogiri.com/2011/05/smpn1-wonogiri-berduka
Warga Lingkungan Jatirejo RT 01 RW 09 Kelurahan Wonoboyo Wonogiri itu mengalami luka parah di kepala kaki dan badannya. Penyebabnya sepeda motor yang dikemudikannya mengalami kecelakaan beruntun dengan sepeda motor lain dan mobil Suzuki Carry Pick Up.
Kendaraan yang terlibat adalah, Sepeda motor Honda Supra Nopol AD 2933 QG dikendarai Lilis dari arah timur ke barat, motor Yamaha RX S AD 3045 LR dikendarai Sukirno (56) warga Wonokerto Wonogiri dan mobil Suzuki Cerry Pick Up Nopol AD 1843 YS yang dikemudikan oleh Suparno (43) warga Donorojo Punung Pacitan.
Kronologisnya, Lilis dan Sukirno meluncur dari arah timur. Sedangkan Suparno meluncur dari arah barat. Dalam posisi jalan lurus menurun terjadilah kecelakaan tepat sekira pukul 13.00. Motor Honda Supra tersebut bertabrakan dengan mobil carry pick up itu tampa muatan. Penyebab kecelakaan masih diselidiki pihak berwajib. Dugaan sementara kedua kendaraan kurang hati hati.
Saksi di lokasi kejadian mengemukakan, korban mengalami luka parah di kepala, kaki kanan dan tangan kananya. Saat itu korban langsung taksadarkan diri. Warga berusaha menolong korban dengan melarikan ke IGD RSUD Wonogiri. Namun nyawa korban tidak tertolong. Sejumlah guru SMPN 1, SMPN 6 dan SMK Pancasila 5 berbondong bodong menunggui korban di RSUD Wonogiri dan Kamar mayat. Mereka menyatakan berduka.
Kabar kecelakaan itu menyebar cepat kepada rekan guru di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 6 Wonogiri. Pasalnya korban adalah guru SMPN 1 Wonogiri. Sebelumnya adalah guru SMPN 6 Wonogiri. Selain itu, korban adalh istri karyawan Bank Jateng Pinpinan Cabang Baturetno Sabar Halim, sebelumnya Sabar Halim bertugas di Kecamatan Jatisrono. Beberapa waktu lalu anak pertamanya meninggal dunia. Kapolres Wonogiri AKBP Drs Ni Ketut Swastika melalui Kasatlantas AKP M Ridwan didampingi Kanitlaka Iptu Jumari menyayakan peristiwa lakalantas tersebut sudah ditangani. “Saksi saksi pengendara sepeda motor masih kita tangani, barang bukti sudah kita amankan. Dugaannya karena kurang hati hati, ada dugaan juga karena pengemudinya ngantuk,” ujarnya.(bagus@infowonogiri.com)
Langganan:
Postingan (Atom)




